Tadi malam Pengurus Pagar Nusa Cabang Jember mengadakan Rapat terakhir pemberangkatan kontingen Pesilat NU Pagar Nusa Cabang Jember mengikuti kejurda IPS NU PAGAR NUSA. Dalam rapat tersebut terkuak bahwa pembiayaan yang dianggarkan sebesar 9 juta tidak terpenuhi.. Padahal pengurus sudah berusaha sekuat tenaga. Dua orang yang berhasil mengumpulkan donatur terbesar adalah Bapak Sugito da Bapak Nanang Jaenuri. Maka peserta rapat malam itu memberikan apresiasi terhadap keduanya.Harapan mereka semoga langkah - langkah mereka berdua bisa diikuti oleh yang lain dimasa yang akan datang. Yaitu berusaha sekuat tenaga tanpa menyerah.
BLOGNYA PARA PENDEKAR NUSANTARA YANG BERUSAHA MENELADANI ROSULULLOH. MENEBARKAN YANG BAIK DAN MENCEGAH YANG MUNGKAR DENGAN LEMBUT DAN BIJAK. AYO BERGABUNG !!!
Jumat, 21 Desember 2012
Pagar Nusa Cavang Jember Berangkat Ke Pasir Putih
Kontingan Pagar Nusa Wilayah Cabang Jember berangkat ke Pasir Putih Penarukan Situbondo, insyaalloh tanggal 24 Desember 2012. Rombongan tersebut berjumlah sekitar 30 orang. 21 pesilat yang mengikuti pertandingan, tiga orang tim ofisial dan manager, wasit juri, seorang juru masak, dan seorang pendokumentasi.
Senin, 17 Desember 2012
TUNTUTAN MUNDUR BUPATI GARUT ACENG
indosiar.com, Garut - (17/12/2012) Seperti dilaporkan
kontributor indosiar Deni Muhammad Arif, dari Garut, Jawa Barat, para
pengunjuk rasa menilai Aceng Fikri telah melanggar sumpah janji jabatan
dengan melanggar undang undang pernikahan, melakukan nikah sirih kilat
dengan Fany Oktora.
Aksi puluhan aktivis mahasiswa ini dilakukan dengan longmarch dari Simpang 5 menuju gedung DPRD Garut.
Didepan ini mereka kemudian menggelar orasi yang menuntut Bupati Acneng Fikiri untuk mundur dari jabatanya karena sudah tidak layak lagi menjadi bupati Garut. Karena Aceng Fikri telah melanggar janji jabatannya yaitu telah melanggar undang undang pernikahan serta etika.
Selain itu, masa mendesak pansus DPRD untuk segera menuntuskan tugasnya. Rencananya DPRD akan menggela sidang paripurna untuk menentukan nasib bupati Aceng tersebut pada hari Rabu, tanggal 19 mendatang.
Para pengunjuk rasa menilai meski sudah berdamai, namun ulah bupati tersebut telah mencoreng, nama baik masyarakat dan merendahkan martabat perempuan.(Deni Muhammad Arif/Her)
Aksi puluhan aktivis mahasiswa ini dilakukan dengan longmarch dari Simpang 5 menuju gedung DPRD Garut.
Didepan ini mereka kemudian menggelar orasi yang menuntut Bupati Acneng Fikiri untuk mundur dari jabatanya karena sudah tidak layak lagi menjadi bupati Garut. Karena Aceng Fikri telah melanggar janji jabatannya yaitu telah melanggar undang undang pernikahan serta etika.
Selain itu, masa mendesak pansus DPRD untuk segera menuntuskan tugasnya. Rencananya DPRD akan menggela sidang paripurna untuk menentukan nasib bupati Aceng tersebut pada hari Rabu, tanggal 19 mendatang.
Para pengunjuk rasa menilai meski sudah berdamai, namun ulah bupati tersebut telah mencoreng, nama baik masyarakat dan merendahkan martabat perempuan.(Deni Muhammad Arif/Her)
Jumat, 14 Desember 2012
Kamis, 16 Agustus 2012
TERHEMPAS DI NEGERI TIRAI BAMBU (BAG.7)
“Jangan
bilang demikian ! Leha takut kang mas.”
“Takut
apa sayangku ?”
“Takut
kebahagiaan rumah tangga kita terenggut ujian semacam itu. Sehingga kita
berpisah.”
Langganan:
Postingan (Atom)



